October 26, 2014

‘Dilematis’, INSANI Tak Sembarangan Susun Konten Pamflet Kepada Prof. Natsir

Dianggap penuh dengan “dilema” karena baru saja terpilih sebagai rektor namun terpilih juga sebagai menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK padahal belum dilantik resmi jadi rektor Undip, UKM Insani sangat berhati-hati dalam membuat susunan konten pamphlet ucapan selamat kepada Prof Nasir.

Sebagaimana yang sudah beredar di sosmed, INSANI memposting pamphlet selamat kepada Prof Nasir terkait terpilihnya sebagai menteri ristek & pendidikan tinggi. Namun, pamphlet yang diposting & dirancang Departemen Insani Media Center (IMC) sebagai penanggungjawab segala hal terkait ke-media-an INSANI itu, ternyata tidak dibuat dengan susunan kontenisasi yang sembarangan.

INSANI sengaja menempatkan do’a diakhir konten pamflet dengan lebih dulu mengedepankan do’a bagi kemajuan Undip & almamater. Baru setelah itu di Kabinet (lihat tanda merah pada gambar). Karena INSANI mengetahui betul bagaimana rasanya jika seorang rektor terpilih Undip yang belum dilantik ternyata ditunjuk untuk menjabat sebagai menteri dan harus bekerja jauh dari kampus.

Untuk itulah tidak sembarangan dalam susunan konten pamphlet kali ini. Meski sepele, UKM berlambang lingkaran hijau ini menganggap sebagai suatu hal yang penting karena menyangkut dengan do’a.

Seperti yang diketahui bersama, INSANI tahun 2014 ini berusaha untuk lebih merangkul semua kalangan. Termasuk birokrasi. Sebelumnya, INSANI juga pernah memberi dukungan lewat pamphlet tatkala Rektor Undip yang sebentar lagi pensiun, Prof Darto ditunjuk sebagai moderator Debat Final Capres-Cawapres Prabowo-Hatta & Jokowi-JK beberapa waktu lalu.

Terakhir, kedekatan pengurus INSANI dengan birokrasi juga tampak saat Kadept Insani Media Center (IMC) mewawancarai Prof Nasir sepulang dari Istana Negara (Klik link berikut untuk melihat tayangannya: https://www.youtube.com/watch?v=I8WXnAMsM8Y&feature=youtu.be)karena diundang Presiden Jokowi sebelum akhirnya benar-benar jadi menteri.