blog-image

Sikap FSLDK Indonesia terhadap Miss World

Mengingat berkembangnya isu rencana penyelenggaraan puncak pemilihan Miss World di Indonesia pada tanggal 28 September 2013 yang memancing reaksi penolakan dari kalangan ummat muslim di Indonesia, dengna memperhatikan ketidaksesuaian konsep penyelenggaraan Miss World dengan syariat Islam, norma kepantasan, dan budaya ketimuran yang notabene menjunjung tinggi kehormatan kaum wanita, maka Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK Indonesia) menyatakan :

1. Menolak penyelenggraan Miss World di Indonesia sekalipun panitia akan menjanjikan konsep yang lebih sopan karena Islam memandang kecantikan bukan untuk diperlombakan (At-tin : 4)

2. Menekankan pemerintah untuk menolak/ mencabut perizinan penyelenggaraan Miss World di Indonesia karena kemaksiatan yang dilakukan di suatu negeri akan mengundang kemurkaan Allah SWT (Al-A’raaf : 96-100)

3. Menghimbau kepada seluruh kaum muslim di Indonesia untuk menolak penyelenggaraan Miss World Indonesia

4. Menyeru kepada kaum muslim di Indonesia khususnya para remaja untuk memperkuat keimanan dengan tetap berpakaian secara sopan dan Islami sesuai dengan ajaran Nabi dan Rosulullah SAW.

“Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran0 karena Allah menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Al Maidah:8)

FSLDK

Bogor,19 April 2013
Puskomnas FSLDK Indonesia

Aksi menolak kontes Miss World di Indonesia
28 April 2013 serentak di seluruh wilayah Indonesia
CP : Andino Yudho Pratomo
0896386679196
Andino.ayp92@gmail.com

@fsldkindonesia | www.fsldk.org

April 19, 2013

Mereka tidak Meminta, Mereka punya Harapan

motivasi_pedagang

:: Jadikan hati lebih peka::

Mereka tidak butuh sedekah dari anda, tapi mereka hanya butuh dagangan mereka dibeli. Sobat, jika anda bertemu pedagang asongan seperti ini bantulah mereka dengan membeli dagangan mereka meskipun kita tidak terlalu membutuhkan. Yakinlah, mereka berusaha untuk tidak menjadi peminta dan pengemis tapi mereka berusaha untuk keluarga mereka.
***
“Lebih baik seseorang bekerja dengan mengumpulkan seikat kayu bakar di punggungnya dibanding dengan seseorang yang meminta-minta (mengemis) lantas ada yang memberi atau enggan memberi sesuatu padanya.” (HR. Bukhari no. 2074)
***

Share jika bermanfaat…

sumber : Dakwah Makassar

blog-image

Inilah Hukuman Dunia Bagi Para Siswi Pelaku Pelecehan Sholat

DUNIA gempar, masyarakat kaget bukan kepalang, saat beberapa anak muda Tolitoli bergurau dengan cara melecehkan gerakan shalat. Beberapa remaja putri di sebuah SMU di Tolitoli telah melakukan tarian tidak senonoh dan dinillai ‘melecehkan’ shalat. Mereka melakukan gerakan ala harleem shake dengan menggunakan bacaan-bacaan shalat diiringi musik disco dan joget. Kontan saja video yang mereka unggah di internet menimbulkan reaksi keras. Bahkan pihak sekolah mengeluarkannya dan yang bersangkutan tak bisa ikut ujian UN . Sungguh kasihan,  siapa mengira, hanya sebuah gurauan yang sesungguhnya tidaklah lucu, justru berujung masa depan dan musibah bagi keluarga mereka.

READ MORE

blog-image

Bahaya Miss World, Star Academy, dan X-Faktor

Jika di Indonesia marak program pencarian bakat, mulai yang membebek AS dengan Indonesian Idol, Big-Brother, X-Faktor, hingga yang lokal: IMB (Indonesia Mencari Bakat), ternyata negara-negara Arab pun tengah dihebohkan oleh program acara Star Academy yang mulai mewabah dari Libanon hingga Saudi Arabia, negeri yang di dalamnya terdapat kiblat dan tanah suci umat Islam.

Tak jauh beda dengan Miss World, program Star Academy pun menjadi magnet bagi kerumunan kaum hawa dan tampilnya wanita-wanita suci yang mengumbar aurat hingga kelihatan aurat-aurat utamanya. Tentu reality show ini yang membuat stasiun TV Lebanese Broadcasting Corporation (LBC) laris manis. Hingga Imam Masjid Al Haram, Syaikh Sudais menentang keras acara Star Academy tersebut dengan bahasa: ‘weapon of mass destruction’ yang jauh lebih berbahaya daripada bom nuklir.

READ MORE

Proudly powered by WordPress | Theme: Spiko by Spicethemes