Happy Earth Day “SATU CINTA UNTUK BUMI YANG INDAH”

Dialah Allah Yang menjadikan untukmu bumi sebagai hamparan dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia mengeluarkan dengan hujan itu buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kalian mengadakan bagi Allah sekutu-sekutu, padahal kalian mengetahui (Al-Baqarah ayat 22) 

Allah telah menciptakan tempat tinggal yang terbaik bagi makhlukNya. Begitu besar nikmat Allah yang dilimpahkanNya, masihkah kita kufur dan berbuat kerusakan dimuka bumi ini? My Earth is My House and My Earth is My Life!! Mungkin kita perlu berterimakasih kepada bapak  Gaylord Nelson, karena beliaulah hari ini 22 April 2013 diperingati sebagai Hari Bumi. Beliau merupakan senator Amerika dari Wisconsin yang juga adalah seorang pengajar lingkungan hidup. Pada tanggal 22 April 1970, sejarah mencatat jutaan orang turun ke jalan, berdemonstrasi dan memadati Fifth Avenue di New York untuk mengecam para perusak bumi. Moment ini kemudian menjadi tonggak sejarah diperingatinya Hari Bumi yang pertama kali.

Namun jangan salah sahabat muslim, Islam sendiri sebenarnya memiliki Hari Bumi Islam yang dinamakan “Dahwul Ardh” yang jatuh setiap tanggal 25 Zulkaidah. Sebuah riwayat dari Mafâtîh Al-Jinân, dari Hasan bin Ali al-Wasya berkata: “ Pernah aku bersama ayahku dan saat itu aku masih remaja; kami makan malam bersama Imam Ridha as. pada malam ke-25 Zulkaidah dan beliau berkata, “Malam ke-25 Zulkaidah adalah malam kelahiran Ibrahim as., Isa putra Mariam as. dan dibentangkannya bumi (dahwul ardh) dari bawah Kakbah. Barang siapa yang berpuasa pada hari itu maka seperti berpuasa 60 bulan.” Begitulah hari Bumi dalam Islam diperingati dengan berpuasa sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat Allah Swt yang telah dilimpahkan melalui bumi ini. Sekarang mari kita lihat Hari Bumi yang jatuh pada hari ini.

Jika dihitung mundur dari tahun 1970 hingga sekarang, sudah 43 tahun Hari Bumi diperingati. Selama waktu yang tidak sebentar itu, apa yang sudah kita lakukan untuk bumi tercinta ini? Perlu kita sadari, bumi kita bukannya makin nyaman ditempati, namun justru mengalami penurunan kualitas. Kita tahu bahwa bumi sekarang sedang mengalami krisis Global Warming, Global Warming adalah pemanasan global yang terjadi akibat aktivitas manusia yang tak terkendali. Begitulah nasib bumi yang indah ini, terjadi peningkatan temperatur suhu bumi, pencairan es dikutub yang menyebabkan volume air laut meningkat. Banyak dampak negative yang diakibatkan oleh pemanasan global, seperti seorang laki-laki khawatir mengenai relokasi keluarganya jika level air meningkat, Nelayan di Sungai Niger yang setiap hari menjaring ikan namun hasilnya jaringannya kosong, seorang anak kecil di New Jersey yang kehilangan ibunya dalam badai angin yang hebat dan seorang wanita di Bangladesh yang tidak dapat air bersih karena frekuensi banjir dan siklon yang tinggi. Itu merupakan beberapa contoh kejadian di belahan bumi yang tak dapat kita sentuh.

Disadari atau tidak, mungkin selama hidup kita telah berbuat dzalim terhadap bumi ciptaan Allah ini. Bumi telah memberikan semuanya yang kita butuhkan, mulai dari makanan, tempat tinggal dan ketika kita membuang sampahpun, bumi menyediakannya. Namun, apa yang sudah kita perbuat untuk bumi kita? Pernahkah bertanya dalam benak kalian, berapa liter air yang sudah kalian sia – siakan setiap harinya? Berapa kali kalian membuang sampah tidak pada tempatnya? Berapa juta pohon yang kalian tebang dengan semena – mena? Berapa hektar tanah yang kalian tindih dengan bangunan ber ton – ton? Tak cukupkah kalian melakukan semuanya tanpa memberi kesempatan bumi untuk bernafas? Jadi, jangan salahkan jika bumi menangis membanjiri tempat kalian, bumi marah membakar kulit kalian, dan jangan salahkan jika bumipun tak kuat hingga akhirnya memuntahkan isi perutnya. Masihkah kalian menutup mata? Terbukti dalam firman Allah :“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar” (QS. Ar-Ruum: 41). “Apa saja musibah yang menimpa kamu, disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar dari kesalahan itu” (QS. Asy-Syuura: 30). Bertaubatlah wahai manusia, jika dilingkungan disekitar anda telah mengalami banyak musibah,

“Planet kita, rumah kita yang terabaikan. Perubahan iklim terus berlanjut. Sepertinya tampak ada bencana ekologis baru yang terjadi hampir setiap hari. Hari Bumi, ini saatnya untuk menggerakkan bumi untuk planet kita, rumah kita yang terabaikan. Hari Bumi ini saatnya untuk menggerakkan planet ini dari bawah ke atas untuk mengirim pesan bahwa Bumi tidak akan menunggu!”

Kalimat yang dikutip dari situs resmi Earthday.org (EDN) tersebut tampaknya benar adanya, karena bumi tidak akan menunggu, ayo sahabat muslim di berbagai bentangan bumi, mulai sekarang mari kita ubah bumi kita menjadi bumi yang lebih baik dengan melakukan hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, menggunakan energi seperlunya dan masih banyak hal lagi yang bisa kita lakukan. Mari membuka mata untuk jadi salah satu dari sekian juta orang dari 192 negara yang ambil bagian dari perayaan Earth Day hari ini, karena dari Beijing sampai Kairo, Melbourne sampai London, dari Rio ke Johannesburg, New Delhi sampai New York, komunitas besar maupun kecil akan ambil suara dalam penyelamatan planet kita ini, dan semoga kita dapat memanggil para pemimpin untuk ikut bersama-sama, karena kita satu, kita punya planet ciptaan Allah yang indah ini. Salam cinta untuk Bumi.