July 20, 2013

Kajian Bersama Ustad Yusuf Mansyur Di Tiadakan

assalamualaikum wr. wb.

bagi jamaah masjid kampus undip, kami dari panitia ramadhan masjid kampus undip dan INSANI undip meminta maaf bahwasanya kami belum bisa mengadakan kajian bersama ustad yusuf mansyur pada hari ini sabtu 20 Juli 2013..

July 17, 2013

TRAINING AKBAR PEMENTOR TAHAP 2

Sabtu (13/7/2013), BPMAI Undip dibantu Rohis FOSIMIK berhasil menyelenggarakan TAP di Gd.Keperawatan Lt.3 PSIK. Acara dibuka pukl 07.00 WIB, kemudian setelah acara pembukaan penyampaian materi yang pertaman oleh akh Aji selaku Kadep BPMAI-Undip. Pada awal pembicraan, beliau menjelaskan, bahwa mentoring tidak ada keterkaitan dengan PAI (Pendidikan Agama Islam) di kampus. Namun terkadang, mahasiswalah yang meminta supaya mentoring memiliki nilai tambah atau bahkan dosennya sendiri yang mewajibkan tergantung kebijakan.

“Permasalahan mentoring di Undip yang biasanya terjadi pada beberapa kelompok ialah kurang profesionalnya Pementor dalam menepati waktu, sering telat sehingga menimbulkan kemalasan pada mente. Dalam moment ini, akan didiskusikan berbagai permasalahan dan soliusi yang dapat digunakan. Kita akan diskusikan bareng” tutur mas Aji. Selain itu, banyak diungkap mengenai betuk pelaksanaan mentoring, meliputi macam kegiatan dan cara pelaksanaannya.

Mentoring yang dinamis dan produktif ialah dimana seorang leader/Pementor mampu meahirkan pementor-pementor baru. Pementor sejatinya ialah mampu mengarahkan adek-adeknya untuk melakukan hal-hal yang baik dan produktif. Dalam pelaksanaannya, Pementor tidak berjalan sendiri tetapi tetap ada pemantauan dan pembinaan sehingga materi apa yang dapat disampaikan dapat diberikan dengan baik.

IKATAN- belum ada formula khusus untuk mengikat Pementor untuk tetap konsisten dalam mengamban amanah. Sampai saat ini, masing-masing Pementor masih diberi kebebasan untuk melaksanan mentoring sesuai dengan keadaannya. “Selain jumlah pementor yang kurang, justru dengan aturan-aturan yang ketat akan menjadi masalah tambahan untuk menarik minat teman-teman. Namun walaupun demikian, pemantauan dan pembimbingan secara langsung dan bertahap akan tetap dilaksanakan untuk menjaga eksistensi Pementor dalam melakukan mentoring terhadap mentenya” imbuh mas Aji.

Standart Waktu- tak ada pembatasan untuk pelaksanaan mentoring, asalkan materi sudah disampaikan dan cukup hanya dengan 15-30 menit tidak masalah. Inti dari kegiatan mentoring adalah menanyakan kabar, tilawah bareng dan saling menyimak supaya memperlancar bacaan, sedikit taujih, sharing dan motivasi. Selain itu, menjaga mut mente merupakan hal utama karena bersama kegiatan mentoring juga ada penyampaian firman Allah, yang sangat penting untuk dupahami.

SIM (Sistem Informasi Mentorin) salah satu teknologi baru yang digunakan untuk mengelola kegiatan mentoring. SIM dapat diakses melalui http://insani.ukm.undip.ac.id/sim. Laman ini dilengkapi dengan penjagan berlapis, dimana antara akun akhwat dan ikhwan dibedakan, serta didalamnya itu dapat dimanfaatkan untuk melihat agenda mentoring serta absensi kegiatan selama pelaksanaan mentoring.

Oleh : Bagus Fillian (IMC INSANI)

July 17, 2013

Menabur Wangi di Taman Surga Rusunawa

Jum’at (12/7/13) Taman Surga berdiri di Rusunawa Undip selama lebih kurang 2 jam dimulai pukul 16.30 WIB. Kajian yang dilaksanaka di Aula BTN Corner ini, sedikitnya diikuti oleh 40-an peserta terdiri dari mahasiswa dan beberapa dosen Kampus Undip. Taujih sore itu diberikan oleh akh Choir, selaku Kadep Syi’ar INSANI Undip. Kegiatan ini penting adanya, karena selain di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, di rusunawa juga banyak sekali Mahasiswa muslim yang membutuhkan siraman rohani dan sentuhan dari rohis INSANI.

“Akidah adalah seleksi alam, siapa yang kuat dia yang bertahan” demikianlah tutur Pak Hartono selaku Dosen di salah satu Fakultas di Undip. Jika dikaji lebih jauh, di setiap Ramadhan kegiatan peribadahan semarak, namun ketika Ramadhan pergi sebagian masyarakat kembali ke posisi semula. Hidup ini singkat, tapi masyarakat muslim kurang begitu memahami dan mempersiapkan dengan baik bekal yang akan dibawanya. Beliau menambahkan “Terkadang saya merasa bahwa hidup ini sangat cepat tiba-tiba sudah berumur 50 th. Jika Idul Fitri tiba, saya tak jarang bertemu sahabat ketika kecil kemudian bercerita masa-masa kanak-kanak, dan mengingat ingat peristiwa-peristiwa masa lalu. kejadian itu terasa dekat, seakan kemarin sore baru terlaksana dan momennya masih kuat dirasa.”

Pemimpin harus diatas rata-rata dan karismatik. Pemimpin sebagai teladan harus memberikan contoh dan baik dan memiliki kelebihan dibandingkan mereka yang dipimpinnya. Pemimpin yang karismatik lebih disenangi daripada pemimpin yang lemah. Para sahabat dahulu, ialah pribadi-pribadi yang berkarakter kepemimpinan tinggi, rakus ilmu dan amal saleh sedangkan untuk kepentingan dunia hanya seadanya. Kebalikan dengan sekarang, justru banyak orang yang berlomba-lomba untuk dunia.

Taman Surga- Rasulullah pernah bersabda “ Jika kamu menemui taman-taman Surga, maka mampirlah sejenak”. Sahabat bertanya “apa itu taman-taman surga ya Rasul?”. Rasul menjawa “Taman-taman surga itu adalah kajian-kajian ilmu, karena disitu juga ada keberkahan dan kebaikan yang banyak ”.

Ikhlas- dalam kehidupan sehari-hari, kita dituntut untuk senantiasa ikhlas menajalankan ibadah. Namun, ikhlas itu sangatlah sulit karena tidak murni pamrih. Pamrihnya ikhlas adalah kepada Allah semata, bukan kepada makhluknya. Para sahabat dahulu, jika menghadapi sebuah masalah maka yang dilakukan adalah lapor kepada Allah dan minta ganti juga kepada Allah. Ikhlas ialah meninggalkan hal-hal kecil untuk mendapatkan ganti yang lebih besar. Hal-hal kecil ialah penghargaan yang diberikan oleh manusia, sedangkan ganti yang lebih besar adalah nikmat yang akan diberikan oleh Allah.

Oleh : Bagus Fillian (IMC INSANI)

Proudly powered by WordPress | Theme: Spiko by Spicethemes